Belajar · Pemula

Bagaimana Permainan Catur Berakhir Remis

Remis dalam catur berarti tidak ada yang menang — permainan berakhir seri. Ini semua 5 caranya: pat, repetisi tiga kali, aturan 50 langkah, material tidak cukup, dan kesepakatan.

Remis dalam catur adalah hasil seri — tidak ada pemain yang menang, dan poinnya dibagi rata. Ada lima cara terjadinya: pat, repetisi tiga kali, aturan 50 langkah, material tidak cukup, dan kesepakatan sederhana antara kedua pemain. Sebagian remis dipaksakan oleh aturan; sebagian lagi kamu pilih sendiri. Yuk kita bahas kelimanya.

Kalau sekakmat adalah akhir cerita dongeng, remis adalah akhir “yah, nggak ada yang berhasil menembus pertahanan”. Dan jujur saja? Remis muncul di mana-mana begitu kamu mulai main melawan lawan sungguhan — memahaminya mengubah momen “lho, kok permainannya berhenti?” jadi alat yang benar-benar bisa kamu manfaatkan.

Versi 30 detik — 5 cara terjadinya remis

  • Pat: pemain yang harus jalan tidak punya langkah legal tapi tidak sedang dicek.
  • Repetisi tiga kali: posisi yang sama muncul tiga kali.
  • Aturan 50 langkah: 50 langkah berlalu tanpa langkah pion dan tanpa penangkapan.
  • Material tidak cukup: kedua sisi tidak punya cukup bidak untuk pernah bisa sekakmat.
  • Kesepakatan: kedua pemain cukup berjabat tangan dan menyatakan seri.

Apa bedanya remis dan pat?

Pertanyaan bagus, karena pemula sering banget mencampuradukkan keduanya. Remis adalah hasil akhirnya — permainan yang berakhir seri. Pat adalah satu cara spesifik untuk mencapai hasil itu. Jadi setiap pat itu remis, tapi tidak setiap remis itu pat. Anggap saja “remis” itu kategorinya, dan “pat” itu salah satu menunya.

Pat adalah remis paling terkenal (dan paling menyakitkan hati), jadi mari kita mulai dari situ.

Apa itu pat?

Pat terjadi ketika pemain yang gilirannya jalan tidak punya langkah legal — tapi rajanya tidak sedang dicek. Rajanya tidak sedang diserang; cuma tidak ada tempat aman untuk pergi dan tidak ada apa pun lagi yang bisa digerakkan. Karena kamu tidak boleh membuat langkah ilegal dan tidak boleh melewati giliran, permainan langsung berhenti. Remis.

Giliran Hitam jalan — dan raja di h8 sama sekali tidak punya langkah legal tapi TIDAK sedang dicek. Itulah pat: sebuah remis.

Perhatikan posisi itu. Raja Hitam di h8 tidak sedang dicek. Tapi setiap petak yang bisa dituju (g8, g7, h7) sudah dikuasai menteri dan raja Putih. Rajanya tidak bisa bergerak, dan Hitam tidak punya bidak lain di papan. Tidak ada langkah legal + tidak sedang dicek = pat.

Ini bagian yang menyakitkan: Putih sedang menang telak dan tetap saja cuma dapat remis. Pat adalah penyeimbang besar, dan sudah menyelamatkan lebih banyak posisi kalah daripada aturan lain mana pun dalam catur. Kalau kamu sedang dihancurkan lawan, coba cari trik pat — siapa tahu itu menyelamatkan setengah poin buatmu.

Apa itu aturan repetisi tiga kali?

Kalau posisi yang persis sama muncul di papan tiga kali (dengan pemain yang sama untuk jalan dan kemungkinan langkah yang sama, seperti hak rokade), pemain mana pun boleh mengklaim remis. Repetisinya tidak harus berurutan langsung — cukup terjadi saja.

Ini biasanya muncul dalam bentuk cek abadi (perpetual check): satu pemain terus-menerus mengecek raja lawan, raja itu terus menghindar ke beberapa petak yang sama, dan posisinya berputar-putar tanpa henti. Tidak ada yang membuat kemajuan, jadi aturan pun turun tangan dan menyatakan seri.

Dalam aturan FIDE kamu harus mengklaim remisnya (memberi tahu wasit); di kebanyakan aplikasi dan situs catur, permainan otomatis berakhir remis begitu posisi berulang tiga kali. Praktis.

Apa itu aturan 50 langkah?

Kalau 50 langkah berlalu tanpa pion yang bergerak dan tanpa bidak yang tertangkap, pemain mana pun boleh mengklaim remis. (“50 langkah” berarti 50 langkah dari masing-masing sisi — jadi total 100 langkah individual.)

Logikanya sederhana: pion dan penangkapan adalah satu-satunya hal yang mengubah posisi secara permanen. Kalau tidak ada satu pun yang terjadi selama 50 langkah, para pemain pada dasarnya cuma menggeser-geser bidak tanpa kemajuan. Aturan ini ada supaya permainan tidak molor selamanya kalau satu sisi sebenarnya tidak bisa memaksakan kemenangan.

Kamu paling sering ketemu aturan ini di akhir permainan yang rumit — seperti berusaha memberi sekakmat cuma dengan raja dan beberapa bidak. Kalau tidak berhasil dalam 50 langkah, peluangnya lenyap.

Apa itu material tidak cukup?

Kadang remis terjadi otomatis karena kedua pemain sama-sama tidak lagi punya cukup kekuatan untuk memberi sekakmat. Sebagus apa pun seseorang bermain, mat memang mustahil — jadi permainan langsung remis. Ini disebut material tidak cukup (atau “posisi mati”).

Raja lawan raja. Tidak ada yang bisa memberi mat di sini — material tidak cukup. Langsung remis.

Kasus-kasus klasik di mana sekakmat mustahil terjadi:

  • Raja lawan raja (dua raja yang sendirian — remis mati paling sederhana).
  • Raja dan gajah lawan raja (satu gajah saja tidak bisa menjebak raja).
  • Raja dan kuda lawan raja (satu kuda saja juga tidak bisa).
Raja dan satu gajah lawan raja sendirian — masih belum cukup kekuatan untuk sekakmat. Juga remis.

Sisi sebaliknya juga penting diketahui: raja dan satu pion bukan material tidak cukup, karena pion itu bisa saja promosi jadi menteri. Dan raja dengan benteng, atau raja dengan menteri, sudah pasti bisa memaksakan mat. Jadi jangan menukar sampai tersisa cuma gajah atau kuda sendirian dengan mengira kamu sedang menang — bisa jadi kamu malah sedang menuju remis.

Bisakah kamu sekadar sepakat untuk remis?

Bisa banget! Kapan saja, satu pemain boleh menawarkan remis, dan kalau lawannya menerima, permainan berakhir seri — ini disebut remis atas kesepakatan. Ini sepenuhnya legal dan sangat umum terjadi, terutama saat kedua pemain melihat papan dan sadar tidak ada yang bisa membuat kemajuan lagi.

Etikanya: kamu menawarkan remis pada giliranmu, tepat setelah membuat langkah tapi sebelum menekan jam. Lawanmu bisa menerima (permainan selesai) atau menolak (kamu lanjut main). Satu hal yang perlu diketahui — menawarkan remis berulang-ulang untuk mengganggu lawan melanggar aturan dan bisa membuatmu kena sanksi. Tawarkan sekali, sungguh-sungguh, lalu lanjutkan.

Sedikit cerita sejarah ⚖️

Pat tidak selalu dianggap remis! Di berbagai zaman dan tempat, pat pernah dihitung sebagai kemenangan untuk pemain yang membuatnya, sebagai kekalahan, atau bahkan cuma giliran yang dilewati. Catur Eropa abad pertengahan sering menilainya sebagai setengah kemenangan atau kekalahan. Baru sekitar tahun 1800-an “pat = remis” jadi aturan standar yang disepakati semua orang. Jadi momen menyesakkan saat kamu mem-pat posisi yang sebenarnya sudah menang total itu? Pemain-pemain selama berabad-abad merasakan persis rasa sakit yang sama sebelum aturan ini akhirnya dipatenkan.

Kesalahan umum yang harus dihindari

  • Mem-pat, bukan mem-mat. Tragedi nomor satu buat pemula. Kalau materimu jauh lebih unggul dan sedang mengejar raja lawan, pelan-pelan saja dan selalu sisakan satu langkah legal untuknya sampai kamu benar-benar siap memberi mat. Membuang kemenangan gara-gara pat itu perih banget.
  • Lupa kalau pat bisa menyelamatkanmu. Kalau kamu sedang kalah, aktif cari peluang itu. Korbankan bidak-bidak terakhirmu, jebak rajamu sendiri — kalau kamu bisa mencapai posisi tanpa langkah legal tapi tidak dicek, kamu mencuri remis.
  • Menukar sampai jadi remis mati. Jangan tukar semua pion dan bidak beratmu sampai tersisa cuma raja + gajah sendirian. Kamu bakal membuang kemenangan begitu saja.
  • Mengira “remis” berarti “membosankan.” Remis yang diraih lewat perjuangan keras melawan pemain lebih kuat adalah prestasi sungguhan. Setengah poin tetap setengah poin.

Poin-poin penting

  • Remis adalah permainan yang berakhir seri; ada tepat lima cara untuk mencapainya.
  • Pat: tidak ada langkah legal, tapi tidak sedang dicek. Setiap pat itu remis; tidak setiap remis itu pat.
  • Repetisi tiga kali: posisi sama muncul tiga kali. Aturan 50 langkah: 50 langkah tanpa langkah pion atau penangkapan.
  • Material tidak cukup: bidak tidak cukup untuk pernah bisa mat (raja+raja, raja+gajah, raja+kuda).
  • Kesepakatan: kedua pemain menerima tawaran remis.

Terus naik level

Remis adalah sisi lain dari kemenangan — jadi langkah alami berikutnya adalah kemenangan itu sendiri.

➡️ Lanjut ke: Apa itu sekakmat? · Berguna juga: aturan lengkap catur dan cara setiap bidak bergerak.


Ditulis dan diperiksa faktanya oleh Tim Editorial Chess Lab Academy (dibantu AI, disunting manusia) · Aturan diverifikasi terhadap Peraturan Catur FIDE dan setiap posisi dicek dengan Stockfish 17 · Terakhir diverifikasi 2026-07-31 · Sumber · Cara kami memverifikasi konten.

Tentang pelajaran ini — Tim editorial Chess Lab Academy meneliti, menulis, dan memeriksa fakta setiap pelajaran. Konten disusun dengan bantuan AI dan setiap klaim catur diverifikasi sebelum dipublikasikan — lihat metodologi kami. Baca metodologi kami →
Verifikasi — diverifikasi dengan mesin catur (Stockfish 17) + aturan dicek terhadap Peraturan Catur FIDE (FIDE Laws of Chess) · Terakhir diperiksa 31 Juli 2026
Teka-teki — from the Lichess open database (CC0), each engine-verified at the source.
Samurai Warlords Chess
Samurai Warlords ChessCatur 3D langsung dengan skin & hadiah
Dapatkan aplikasinya